Kuliah di STAN Tidak Gratis
Apakah kuliah di STAN gratis? Siapa bilang kuliah di STAN gratis. Lho, bagaimana sih? Sebenarnya kuliah di STAN tidak gratis tetapi biaya kuliah kita ditanggung oleh negara. Selain itu, BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) juga menjadikan kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara tidak benar-benar gratis, tepatnya hanya pada saat pendaftaran mahasiswa baru.
Pada dasarnya pihak Lembaga Sekolah Tinggi Akuntansi Negara tidak pernah menarik iuran uang kuliah dari mahasiswa, dan itu memang benar karena sudah dibiayai oleh Departemen Keuangan serta status Sekolah Tinggi Kedinasan yang disandangnya. Namun terdapat suatu lembaga kemahasiswaan yang benama BEM yang kita sebut OSIS di SMA. BEM mewajibkan pembayaran biaya daftar ulang kepada mahasiswa baru yaitu saat mereka melakukan pendaftaran mahasiswa baru. Dana ini insya Allah digunakan untuk mendanai kegiatan-kegiatan mahasiswa yang insya Allah juga tidak jelas, tidak seru, tidak menarik, dan untuk jas almamater yang hampir tidak pernah dipakai.
Sebenarnya kita tidak perlu membayar iuran tersebut. Namun panitia daftar ulang yang dibentuk BEM menuliskan bahwa salah satu persyaratan pendaftaran mahasiswa baru diantaranya adalah membayar biaya daftar ulang sehingga kita berpikir bahwa iuran itu ditarik oleh Lembaga Sekolah Tinggi Akuntansi Negara dan wajib. Jadi perlu diketahui bahwa tanpa membayar uang masuk tersebut kita masih tetap kuliah di STAN.
Berapa jumlah biaya pendaftaran mahasiswa baru?
Besar uang masuk setiap tahun berubah-ubah. Tahun angkatan saya yaitu 2006-2007 jumlahnya sebesar Rp 811.000 (tahun yang mahal) dan tahun ajaran berikutnya turun menjadi + Rp 600.000. Iuran tersebut hanya ditarik sekali di awal dan tidak ada iuran BEM semacam itu lagi selama di STAN.
Apa akibatnya kalau tidak membayar uang pendaftaran?
Kalau tidak membayar uang pendaftaran kita tidak bisa mengikuti acara Dinamika STAN alias Ospek dan tidak dapat almamater (di koperasi jualan apa tidak ya?).
Kalau tidak ikut Dinamika kan gawat?
Tenang saja. Dinamika sangat berbeda dengan Sekolah Tinggi atau Universitas lain. Di sini tidak ada senioritas (beda banget sama IPDN). Jangan takut kalau tidak ikut Dinamika kenalannya sedikit karena ikut pun kenalannya cuma teman satu kelompok. Pokoknya benar-benar tidak seru dan sama sekali kurang berkesan, beda banget dengan Ospek di universitas lainnya.
|
|
***
Ditulis Oleh Yusron
Tuesday, 25 December 2007 |
|
|
|








Ya itu kan untuk aktifitas kehidupan BEM dan segala macam
Ya, sudah sepatutnya kita bersyukur, dapet kuliah gratis,
bagi yang gak mampu pun ada keringanan juga lho…
Mnurut saya yg dah 3 thn kul di sana. Dwt dftar ulang trlalu gede. Kontribusi lgnsung k mhsiswa (dr sudut pndg saya) trlalu kecil. Lagi pula mhsiswa STAN terkenal sangat Apatis. so dwt dftr ulang sbaikny jgn sgede i2 utk mnghindari kesan BEM mmperkaya diri sndiri.
mas, kalo ngga ikut DINAMIKA gimana????
apakah DINAMIKA itu wajib bagi maba dan miba?
G ikut g mslh. Lmbga tdk mwjbkn, bem mwjbkn. So, no problem. D jmn sht wal afiat. Dnmika bd bgt sm ospek.
Dinamika itu bkn kwajiban, tp “hak” kalian sbg Maba yg udh mnjlnkn “kwajiban”. Kan kalian yg bayar. Hak kalian yg laen dpt kaos dnmk n almamater.
heeh g papa sih bayar gituan, tapi harus transparan dong diumumin di media masa gitu
Walo ga ikt dinamika slama 2 hari, aq tetep dapet sertifikat! Aneh Sron
3 hari pul, dpt IP 3,25 hehe…
mhal bgt mcuk stan

pi ktnya gratisss gmana sich…………………………
emg gratis kok… cm biaya pndaftaran 100rb skrg klo g slh naik 150rb. cmn itu titik g pake pungutan lain..
klo ad yg nawarin smpe beratus2 jt jgn pcaya… d kibulin tuh..
@cici kl baca yang bener jangan 1/2 1/2…
ikut bea cukai aj ospekny seru kok dijamin pasti ketagihan
…
stan masih gratis…hidup stan